Our Blog

Cinta bukan kuasa kita

Cinta bukan kuasa kita




إِنَّ إِبْلِيْسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ، فَأَدْنَاهُمْمِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً، يَجِيئُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ: فَعَلْتُ كَذَاوَكَذَا. فَيَقُولُ: 
مَا صَنَعْتَ شيْئًا. قَالَ: ثُمَّ يَجِيئُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ:مَا تَرَكْتُهُ حَتىَّ فَرَّقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ. قَالَ: فَيُدْنِيْهِ مِنْهُوَيَقُوْلُ: نِعْمَ أَنْتَ.

Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian mengirim tentara-tentaranya. Yang paling dekat di antara mereka dengan Iblis adalah yang paling besar fitnah yang ditimbulkannya.

Salah seorang dari mereka datang seraya berkata, “Aku telah melakukan ini dan itu.”

Iblis menjawab, “Engkau belum melakukan apa-apa.”

Datang lagi yang lain seraya berkata, “Tidaklah aku meninggalkan dia (manusia yang digodanya) hingga aku berhasil memisahkan dia dengan istrinya.”

Iblis pun mendekatkan anak buahnya tersebut kepadanya dan memujinya dengan berkata, “Ya, engkaulah.” (HR. Muslim)

Ketik ada seorang lelaki mengadukan istrinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa istrinya ‘tidak menolak tangan orang yang menyentuhnya’, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menitahkan,

طَلِّقْها .قَالَ: إِنِّي أَخَافُ أَنْ تَتْبَعَهَا نَفْسِي.فَقَالَ: اسْتَمْتِعْ بِهَا.

“Kalau begitu, ceraikan istrimu tersebut.”

Si lelaki menjawab, “Aku khawatir jiwaku akan terus-menerus mengikutinya.”[3]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika demikian, bersenang-senanglah dengannya.” (HR. Ahmad, an-Nasa’i, dll.)

Dalam riwayat lain ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh si lelaki menceraikan istrinya, dia menjawab, “Saya tidak bisa bersabar (berpisah) darinya.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menyarankan, “Kalau begitu tahanlah istrimu (tidak dicerai).” (Din yatakan sahih sanadnya oleh al-Imam al-Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan an-Nasa’i)

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melarang si lelaki mencintai istrinya padahal keadaan istrinya demikian. Sebab, cintanya tersebut bukan kuasa dia.”

Terkait dengan keputusan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam agar si lelaki tetap mempertahankan istrinya, tidak menceraikannya, sebagian ulama berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamingin menolak mafsadat (kerusakan) yang lebih besar yang akan timbul dengan melakukan mafsadat yang lebih ringan.

Ketika si lelaki mengadu bahwa dia tidak bisa bersabar bila berpisah dengan istrinya dan bisa jadi cintanya akan menyeretnya kepada maksiat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan si lelaki untuk tetap mempertahankan istrinya guna menjaga rasa dalam kalbunya dan mencegah mafsadat yang dikhawatirkannya. Walaupun dia terpaksa menanggung mafsadat yang diadukannya, yaitu istrinya tidak menolak tangan lelaki yang menyentuhnya.

Banyak tafsiran tentang makna ‘tidak menolak tangan lelaki yang menyentuh’ ini. Di antaranya disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah sebagai berikut. Si lelaki tidaklah mengadukan kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa istrinya berzina dengan setiap lelaki yang menginginkannya. Sebab, kalau itu yang diadukannya, niscaya Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan menyuruhnya mempertahankan perempuan yang suka berzina. Selain itu, berarti si lelaki adalah dayyuts[4], karena membiarkan istrinya berzina.

Namun, yang diadukan oleh si lelaki adalah istrinya tidak menarik jiwanya dari orang yang menggodanya (tidak tegas), membiarkan tangan lelaki mencoleknya, menarik bajunya, dan yang semisalnya. Sebab, ada perempuan yang lemah lembut ketika berbicara dengan lelaki, suka bercanda, dan semisalnya; dalam keadaan dia menjaga diri dan menolak ketika ada yang mengajaknya berzina.[5] (Raudhah al-Muhibbin, hlm. 130)

Cinta adalah anugerah, telah kita maklumi. Namun, alasan ini tidak berarti seseorang menganggap sah-sah saja mencintai lawan jenis di luar pernikahan, tohcinta itu datang sendiri, All
7:14:59 AM
ah subhanahu wa ta’alayang memberi. Sungguh ini hias-hiasan syaitan.

Mengapa? Karena cinta lawan jenis yang Allahsubhanahu wa ta’ala perkenankan dan ridhai hanyalah cinta yang tumbuh dalam ikatan pernikahan yang sah. Adapun di luar itu adalah percintaan yang diharamkan oleh syariat.

Ketahuilah, di antara sumber datangnya cinta terhadap lawan jenis adalah pandangan yang terus-menerus. Satu pandangan diikuti oleh pandangan berikutnya, dan seterusnya. Demikian pula ikhtilath, campur baur lelaki perempuan yang bukan mahram tanpa ada pemisah.

Karena khawatir menjerumuskan dalam cinta yang terlarang, syariat mengharamkan segala perantara yang mengantarkan kepadanya, di antaranya melarang memandang lawan jenis yang tidak halal untuk dipandang. Apabila tidak sengaja, pandangan harus segera dipalingkan. Di samping itu, syariat melarang ikhtilath lelaki dan perempuan yang bukan mahram.

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

Catatan kaki :

[3] Karena sangat mencintainya, sebagaimana pengakuan si suami dalam riwayat lain, “Saya memiliki istri, dia adalah orang yang paling saya cintai.”

[4] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang dayyuts ini,

ثَلاَثٌ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ: مُدْمِنُ الْخَمْرِ، وَالْعَاقُّ، وَالدَّيُّوْثُالَّذِي يُقِرُّ الْخَبَثَ فِي أَهْلِهِ.

“Ada tiga golongan yang Allah subhanahu wa ta’alamengharamkan surga atas mereka, yaitu; pecandu khamr (miras), anak yang durhaka kepada orang tuanya, dan dayyuts yang membiarkan kemaksiatan pada keluarganya.” (Hadits ini dinyatakan hasan dalamShahih at-Targhib wa at-Tarhib no. 2512)

[5] Intinya, si istri tidak sampai berzina sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masih memperkenankan si suami untuk mempertahankan pernikahannya. Seandainya si istri berzina, tidak mungkin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammemutuskan demikian. Sebab, perempuan pezina hanya untuk lelaki pezina, sebagaimana tersebut dalam al-Qur’an.

Sumber : dinukil dari majalah Asy-Syariah

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Https://telegram.me/salafiyyun

Salafiyyun Designed by Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.