Our Blog

BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi (5)

BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi


( — 5 — )

Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :

Mereka mengatakan, Sesungguhnya Perayaan Maulid Nabi itu termasuk jenis ‘bid’ah hasanah’. Karena dengan perayaan tersebut, kita bisa mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat berupa diutusnya Nabi yang mulia ini!

Syubhat ini dijawab :
TIDAK ADA KEBAIKAN sedikitpun dalam amalan-amalan bid’ah. Nabi –shallallahu ‘alihi wa sallam– telah bersabda:
“Barangsiapa membuat-buat amalan baru di dalam agama ini yang bukan bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak.”

Kita katakan juga:
Mengapa perayaan yang terkandung padanya ungkapan rasa syukur ini -menurut persangkaan kalian- baru diadakan di akhir-akhir abad ke-6 hijriyah?! Dan tidak pernah diadakan oleh generasi utama umat Islam dari kalangan sahabat, tabi’in, dan atba’ at-tabi’in. Padahal mereka itu lebih kuat kecintaannya kepada Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, dan lebih semangat di dalam mengamalkan kebaikan dan merealisasikan rasa syukur. Apakah mungkin orang-orang yang membuat-buat bid’ah perayaan Maulid itu lebih terbimbing dan lebih bisa bersyukur kepada Allah daripada mereka (sahabat, tabi’in, dan atba’ at-tabi’in, pen)?! Hal ini tidaklah mungkin, dan sekali-kali tidak!

http://www.manhajul-anbiya.net/bidahnya-perayaan-maulid-nabi-2/

Https://telegram.me/salafiyyun

Salafiyyun Designed by Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.