Our Blog

BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi (3 & 4)

BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi


( — 3 — )

Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :

Mereka berkata:
Sesungguhnya dengan mengadakan perayaan Maulid Nabi itu, kita menghidupkan upaya mengingat/menyebut nama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam–.

Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Menghidupkan upaya untuk mengingat/menyebut (nama ) Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– haruslah sesuai dengan apa yang Allah syari’atkan, seperti menyebut nama (mengingat nama beliau) dalam adzan, iqomah, khutbah-khutbah, dalam shalat-shalat, ketika tasyahhud, ketika bershalawat atas beliau, membaca sunnah (hadits-hadits) beliau, dan dengan mengikuti ajaran yang beliau diutus dengannya. Amalan-amalan tersebut terus-menerus terulang siang dan malam, bukan hanya sekali dalam setahun.


------------------------------------------------------------------

BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi


( — 4 — )

Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauza hafizhahullah :

Mungkin mereka mengatakan:
Perayaan Maulid Nabi ini, pertama kali yang mengadakannya adalah seorang raja yang adil dan berilmu dalam rangka untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah!

Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Amalan bid’ah tidak akan diterima dari siapapun yang mengamalkannya. Niat yang baik tidak bisa menjadi dalih untuk membolehkan amalan yang jelek. Kondisi orang yang mengamalkannya itu berilmu dan adil bukanlah jaminan bahwa dia terjaga dari kesalahan.

http://www.manhajul-anbiya.net/bidahnya-perayaan-maulid-nabi-2/

Https://telegram.me/salafiyyun

Salafiyyun Designed by Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.